Jaringan
komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang
terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga
memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data
mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software
yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang
terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki
dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri
dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang
lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file,
atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang
terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran
telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
Teknologi
Jaringan Komunikasi
Pada zaman sekarang
perkembangan teknologi semakin pesat semaikin cepat berkembang, begitu pula
dengan teknologi jaringan komunikasi, semakin mudah di gunakkan, Jenis Jaringan
Komunikasi diantaranya dengan cable dan nircable, Jenis cable antara lain LAN(Local
Area Network) dan WAN(Wide Area Network) , dan jenis nircable diantaranya
wireless dan jaringan handphone 1G,2G,3G,3.5G dan 4G
LAN(Local Area
Network)
Local Area Network biasa disingkat LAN
adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti
jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih
kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet
menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100,
atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau
biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat
yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau
komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal.
Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan
hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau
perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi
dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Sumber http://karim-dan.blogspot.com/
WAN(Wide
Area Network)
Wide Area
Network (WAN) adalah suatu jaringan yang digunakan untuk membuat interkoneksi
antar jaringan komputer local yang secara fisik tidak berdekatan satu sama
lain, Ada beberapa Teknologi Jaringan WAN saat ini yang bisa kita gunakan. Berbeda
dengan jaringan LAN, ada perbedaan utama antara keduanya dimana terletak pada
jarak yang memisahkan jaringan-2 yang terhubung tersebut. WAN menggunakan media
transmisi yang berbeda, maupun hardware dan protocol yang berbeda pula dengan
LAN. Data transfer rate dalam komunikasi WAN umumnya jauh lebih rendah
dibanding LAN.
Komunikasi
Jaringan WAN
Teknologi
Jaringan WAN bergantung pada pihak ketiga dalam hal ini perusahaan penyedia
layanan Telecommunication yang menyediakan layanan hubungan jarak jauh. Tidak
seperti pada jaringan LAN dimana koneksi antar device (komputer) ditransmisikan
dari satu piranti digital / komputer kepada piranti digital lainnya melalui
koneksi fisik secara langsung, teknologi jaringan WAN menggunakan kombinasi
sinyal analog dan sinyal digital dalam melakukan transmisi data.
Pada
diagram jaringan WAN berikut ini menjelaskan masing-masing komponen dan fungsi
dalam konsep teknologi Jaringan WAN.
1. DTE (Data
terminal equipment) adalah suatu piranti disisi link jaringan WAN yang berada
pada sisi pelanggan (biasanya gedung / rumah pelanggan) yang mengirim dan
menerima data. DTE (biasanya berupa router jaringan atau bisa saja berupa
komputer atau multiplexer) adalah merupakan tanda marka antara jaringan WAN dan
jaringan LAN. DTE ini merupakan piranti yang akan berkomunikasi dengan piranti
DCE disisi ujung lainnya.
2. Demarc
atau titik demarkasi adalah titik yang merupakan interface jaringan dimana
kabel perusahaan telpon terhubung dengan rumah pelanggan.
3. Local
Loops adalah perpanjangan kabel line telpon dari Demarc menuju kantor pusat
Telco yang mana pemeliharaannya difihak Telco, bukan tanggung jawab pelanggan.
Kabel ini bisa berupa kabel UTP, fiber optic atau gabungan keduanya dan juga
media lainnya.
4. DCE (data
circuit terminating equipment) adalah suatu piranti (biasanya berupa router
disisi ISP) yang berkomunikasi dengan DTE dan juga WAN Cloud. DCE ini merupakan
piranti yang memasok clocking (denyut sinyal sinkronisasi) kepada piranti DTE.
Sebuah modem atau CSU/DSU disisi pelanggan bisa diklasifikasikan sebagai DCE.
DTE dan DCE bisa saja beupa piranti yang serupa / router akan tetapi mempunyai
peran dan fungsi yang berbeda.
5. WAN cloud,
merupakan hirarchi Trunk, Switches, dan CO (central office) yang membentuk
jaringan telephone lines. Struktur fisik bisa bervariasi, dan jaringan-jaringan
yang berbeda dengan titik koneksi bersama bisa saja saling overlap, makanya
direpresentasikan dalam bentuk WAN cloud. Sisi pentingnya adalah bahwa data
masuk melalui jaringan telpon, menjelajah sepanjang line telpon, dan tiba pada
tepat pada alamat tujuannya.
6. PSE
(packet switching exchange) adalah suatu Switch pada jaringan carrier packet
switched. PSE-2 ini merupakan titik-titik penghubung dengan WAN cloud.
Paket messages
menjelajah dari titik ke titik yang berbeda tergantung pada koneksi fisik dan
protocol yang digunakan. Disini tidak lagi dibahas mengenai teknologi jaringan
WAN dalam koneksi WAN yang sudah dibahas sebelumnya, yang secara pokok ada tiga
macam berikut ini:
1. Koneksi
Dedicated
2. Jaringan
Circuit-switched
3. Jaringan
Packet-switched
Jenis Jaringan WAN dedicated dan
switched mempunyai suatu koneksi yang selalu tersedia kepada jaringan, akan
tetapi untuk jenis circuit switched perlu melakukan suatu pembentukan koneksi
via semacam mekanisme dial-up antar kedua piranti yang mau berkomunikasi. Dalam
suatu konfigurasi dial-on-demand routing (DDR) – router secara automatis
membuka koneksi jika ada data yang akan ditrasnmisikan (tentunya sesuai dengan
access-list rule), dan akan menutup sendiri jika line dalam keadaan idle selama
durasi tertentu yang disetel dalam konfigurasinya.
2G, 2.5G dan
2.75G
2G
2G (atau
2-G) adalah singkatan dari teknologi generasi kedua telepon
seluler. Teknologi seluler ini hadir menggantikan teknologi seluler
pertama, 1G yang menggunakan sistem analog seperti
AMPS (Advanced Mobile Phone System). 2G merupakan jaringan telekomunikasi
selular yang diluncurkan secara komersial pada jaringan GSM standar di Finlandia
oleh Radiolinja (sekarang bagian dari Elisa) pada tahun 1991. Berbeda dengan 1G,
2G menggunakan sistem digital. Selain melayani komunikasi suara, 2G juga dapat
melayani komunikasi teks, yakni SMS.
Ada pun teknologi pada jaringan 2G
-
Time Division Multiple Access (TDMA)
-
Personal Digital Cellular(PDC)
-
IDEN
-
Digital European Cordless Telephone(DECT)
-
Personal Handphone Service(PHPS)
-
IS-95 CDMA (CDMAone) dan
-
Global System for Mobile(GSM)
2.5G
GPRS
(The General Packet Radio Service) – 2.5G – adalah terobosan terbaru di
generasi ke dua ini, lahir pada tahu 1997 GPRS dengan sigap menggantikan CSD
yang boros. Dengan GPRS bisa dipastikanbahwa pengguna akan “Always on”.
Pengguna dapat terhubung ke internet dimana saja dan kapan saja. Secara teori
kecepatan GPRS mampu mencapai 115 kbps walau kenyataan kini berkata lain. GPRS
juga membuat pengguna lebih hemat karena hitungannya menjadi per kilobyte bukan
lagi permenit seperti CSD. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS antara lain
e-mail, mms, browsing, dan internet.
2.75 G
Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0
pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal dari 3G
mulai diperkenalkan. Tapi ini bukan berarti GPRS telah mati. Justru saat muncul
EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) ini diharapkan akan menjadi
pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu mengupgrade hardware secara
ekstrem dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. Dengan EDGE pengguna sudah
dapat merasakan kecepatan dua kali lebih cepat daripada GPRS akan tetapi tetap
saja masih kurang cepat dari 3G.
EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) :
teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari
kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas
yang disediakan EDGE sama seperti GPRS. Beberapa sumber menyebutkan bahwa EDGE
ini termasuk ke dalam 2.75 G, sehingga ia adalah peralihan dari 2G ke 3G.
Sumber http://anggieagustriansyah.wordpress.com/pembahasan-2/pengertian-1g-2g-3g-4g/
3G
3G (dari bahasa
Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah
standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU)
yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon
selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi
telepon nirkabel
versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat
ke internet
dengan bandwidth
sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam
atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari
3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti
menonton video
secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan
video. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS. Beberapa perusahaan
seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang
beredar di pasaran ataupun negara berkembang
Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini
disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan
efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. Ada pun perkembangan teknologi
nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
- Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Dimulai pada awal 1980-an sebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA (Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800 MHz pita frekuensi.
- Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler mengeluarkan 2 macam standar suara digital, GSM dan CDMA, dimana GSM menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkan CDMA sendiri adalah singkatan dari (Code Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan sinyal panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.
- Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data.
HSDPA (High
Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya
dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih
berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti
480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat.
Setelah beberapa
tahun, CDMA 2000 mengupgrade teknologi jaringan evdo mereka. menjadi EVDO rev
A. teknologi ini memiliki kecepatan 10 kali lebih cepat dari evdo rev 0. Juga
UMTS yang menguprade teknologi mereka ke HSDPA dan HSUPA. inilah yang dinamakan
3.5G.
4G
4G adalah
singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology.
Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon
seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi
4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah
“3G and beyond”.
4G yang
digadang gadang 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan
kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika bepergian. Dapat
dibayangkan betapa cepatnya akses data yang kita dapatkan, dapat dipastikan
bahwa teknologi komunikasi generasi keempat ini semakin memperkecil dunia.
Selain itu ini adalah salahsatu solusi yang paling efektif untuk jaringan
internet dipedasaan karena lebih baik menanam 1 menara 4G untuk ber mil-mil
jauhnya, daripada dengan menyelimuti sawah-sawah dengan kabel fiber optik.
Sistem
4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan
arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada
rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal
untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G,
yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.
4G akan
menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G
akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk
berinteraksi internet telephon yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar